Ranah*)F. MosesDi dekat arah laut lepas itu kelak kau temui aku. Mungkin, sesungguhnya kau tahu keberadaanku.Terlebih kau Ranah. Kau pasti tahu.Mengapa setia dalam kepura-puraan tak tahu?Suatu saat mampukah kau mencari aku di sepanjang laut lepas. Laut yang seolah telah hempaskanku.Kini, tepat di bibir pantai dekat pohon kelapa tua biasa kita bertemu dulu, aku masih setia menunggumu. Ingatkah kamu?Kita pernah nakal di antara pohon-pohon itu.Barangkali itulah segenggam ingatan aku untuk Ranah. Ranah tak akan pernah tahu. Ranah yang seolah tak mau...